Soroti Dugaan Korupsi di Dinas PUPR, LSM GMBI Way Kanan Investigasi 15 Ruas Jalan

Way Kanan, darahjuang.com — Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Way Kanan tengah melakukan investigasi menyeluruh terhadap sejumlah ruas jalan yang diduga menjadi ajang korupsi oleh Dinas PUPR Kabupaten Way Kanan. Langkah ini dilakukan menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung yang mencurigai adanya penyimpangan dalam proyek pembangunan dan perbaikan jalan.

Ketua Distrik LSM GMBI Way Kanan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) di wilayah kabupaten untuk turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan fisik dan investigasi dokumen.

“Ini bukan hanya soal jalan rusak, tapi soal keadilan yang dirampas. Kami serius, dan kami tidak akan berhenti sampai aparat hukum mengambil tindakan,” tegas Koordinator Divisi Investigasi LSM GMBI Provinsi Lampung, S. Purnomo, yang memimpin langsung investigasi ini.

Menurutnya, investigasi dilakukan tidak hanya untuk memverifikasi kondisi fisik jalan saat ini, tetapi juga untuk mengumpulkan keterangan saksi dan dokumen pendukung sebagai bahan laporan hukum. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menyusun Berita Acara Hasil Investigasi dan Kajian sebagai lampiran resmi dalam laporan ke aparat penegak hukum.S. Purnomo juga menyoroti lemahnya respon dari pihak penegak hukum, meski persoalan ini sudah menjadi sorotan publik dan ramai diberitakan media.

“Ini masalah serius. Jangan sampai aparat hukum justru diam dan seolah tidak tahu. Padahal masyarakat sudah lama resah,” katanya dengan nada kecewa.Ia menegaskan bahwa LSM GMBI Distrik Way Kanan tidak akan tinggal diam. Mereka akan terus mengawal kasus ini hingga proses hukum berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kerugian akibat korupsi ini bukan sekadar angka, tapi penderitaan masyarakat bawah yang harus melewati jalan rusak setiap hari. Kami tidak akan biarkan oknum-oknum ini tertawa di atas penderitaan rakyat,” ujarnya dengan tegas.

Melalui media ini, S. Purnomo juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat dan media untuk bersama-sama melawan para pelaku korupsi. Ia secara khusus meminta Kejaksaan Negeri dan Polres Way Kanan untuk segera turun tangan.

“Kami minta Bapak Kejari dan Kapolres Way Kanan bertindak. Jangan biarkan kasus 15 ruas jalan yang jadi bancakan korupsi berjamaah ini berlalu begitu saja. Siapa lagi kalau bukan kita yang memperjuangkan keadilan untuk rakyat?” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *